Friday, June 29, 2018

The Biginning: Amsterdam Trip Part 1


Yup, setelah post cerita sebelum perjalanan beberapa minggu lalu, sekarang kita memasuki cerita perjalanan gue dari Jakarta ke Amsterdam. Okay, it was gonna be my very first long flight so I made sure that semuanya akan baik-baik saja contohnya dengan mencari flight dengan layover paling sebentar karena gue takut bosen menunggu (hmm padahal ngga mungkin juga sih haha). Karena beli tiket mepet karena baru beli setelah visa keluar dan biar murah (walaupun tetep aja mahal sih pengen nangis gue 😓) jadi gue beli tiket bolak-balik Jakarta - Amsterdam naik Turkish Airlines dengan waktu layover tersebentar dibanding Qatar Airways.

Karena kurangnya pengalaman dan ngga tanya sama orang dulu jadi ternyata layover cuma 2 itu bikin deg-degan sodara-sodara. Bandara Istanbul tuh kecil banget dan kita harus naik bus pas turun dari pesawat dan antrian check-in gila padahal waktu transit gue cuma 2 jam aja. Setelah penuh dengan harap-harap cemas karena saat waktunya udah boarding gue masih antri check-in untuk flight selanjutnya, tapi syukurlah gue ngga ketinggalan pesawat selajutnya karena ternyata pesawat selanjutnya delay karena ada kerusakan elektrik gitu yang bikin entertainment monitor ngga nyalah dan AC juga ngga dingin. Flight hampir 3 jam, pas landing badan lengket gara-gara keringetan, jadi berasa naik angkot 😂

Sampai Schiphol tentunya gue sudah disambut oleh Mami (my friend's mom) dengan setangkai mawar, this was just beyond sweet. Than we headed to her home in Amersfoort yang cuma sekitar setengah jam naik kereta. After took a rest, we went to Amsterdam the next day. Alasan gue ke Amsterdam cuma satu sih, cuma gara-gara gue pengen ke Moco Museum selebihnya ngga tertarik juga buat explore Amsterdam. I know, that's just weird. Well yeah that's me haha.

Moco Museum is definitely the coolest museum I've ever visited. Beda banget dari museum lain yang biasa isinya benda-benda peninggalan sejarah dan karya seni, Moco Museum itu berisi karya dari street artist terkenal dunia Bansky yang terkenal karena street art dia yang juga sarat akan pesan dan protes, tapi ada juga karya dari Roy Lichtenstein yang terkenal dengan pop art-nya.

Here are some pics I took from the museum:






Beberapa foto di atas adalah beberapa karya Bansky yang ada di museum ini. Sebenernya banyak sih, hanya saja foto-foto yang gue ambil jelek jadi ngga gue masukin di sini haha.

Well selanjutnya adalah pop artkarya Roy Lichtenstein:







Dan lagi, ini hanya beberapa yah karena foto-foto yang lain kurang bagus haha. Jadi di museum ini, karya Roy Lichtestein dan Bansky itu dipisah dan punya ruang dan bagian masing-masing. Dan yang unik banget, walaupun museum ini isinya street art dan pop art, tapi bangunan museum ini itu tetap bangunan tua yang letaknya di Museumplein Amsterdam yang tentunya sangat strategis karena ngga jauh dari Rijkmuseum dan Van Gogh Museum.

So far, Moco Museum is one of the coolest museums I've ever visit and surely will be back again in the future.


Thanks for reading and until my next blogpost!

Wednesday, June 13, 2018





Finally have the courage to write again after all the emotional rollercoaster I’ve been through in these past weeks.


Jadi, beberapa bulan terakhir gue disibukan dengan persiapan untuk perjalanan impian gue. Sungguh bikin stress dan deg-degan tingkat dewa banget. Kenapa bikin stress dan deg-degan? Yup, itu karena gue beneran urus sendiri semuanya dan hanya berbekal informasi dari internet dan tanya ke beberapa temen-temen. It’s my very first time pergi ke luar negeri yang pake visa dan bukan negara asia juga. So can you imagine how scary it was? Haha sebenernya ngga seserem itu sih, gue lebih stress karena takut ngga dapet visa bukan gara-gara pergi sendiri sih. 



So berbekal keyakinan, doa, dan informasi dari internet gue apply visa schengen sendiri ke VFS yang mewakili Kedutaan Belanda untuk pembuatan visa. Tidak hanya deg-degan karena takut berkas-berkas yang dibutuhin kurang lengkap, tapi pilih schedule untuk submit berkas itu loh juga bikin deg-degan. Dengan sangat nekat dapet schedule untuk submit berkas 3 minggu sebelum keberengkatan dan yak semakin was-waslah hidup gue. But thank God, everything went so smooth and I got my visa just 5 days afterward *sujud syukur tak ada henti* :))



Setelah itu semuanya smooth sih, karena beneran tinggal beli tiket dan book Airbnb untuk di Milan (yup, karena selebihnya udah di-book semua dan sisanya nebeng di rumah kolega). Kalau dilihat dari itinerary, mungkin trip gue kali ini bakal aneh banget rutenya karena satu dan lain hal yang tentunya alasan personal. 



Jadi in total gue cuma mendatani 3 negara dan bukan tourist spots juga karena memang rencananya ngga mau jadi turis sih hahaha. Jadi negara yang gue datengin adalah Belanda, Italia, dan juga Jerman, tapi paling lama di Belanda sih  karena gue stay di sana lebih dari 10 hari haha. 



Jadi cerita detail tentang trip gue akan dilanjutkan di beberapa blogpost berikutnya yah supaya rapih dan ngga terlalu panjang isi per postnya. ‘Til next post!  







Sunday, April 1, 2018

Tired and Uninspired



It's been a while yah akhirnya punya waktu dan mood untuk nulis lagi.

Hmmmm banyak hal terjadi selama setahun terakhir, banyak pelajaran berharga juga tentunya. Some things were getting better, some things were getting worse. Terlalu banyak hal yang terjadi dalam waktu 3 tahun terakhir nampaknya berdampak ke kesehatan mental gue. Dari masalah tekanan dalam pekerjaan yang lumayan berat, kehidupan pribadi yang lumayan berantakan juga, dan ditambah kejadian-kejadian lainnya. Semua hal itu yang secara ngga gue sadari bersampak lumayan negatif ke kesehatan mental gue. I used to struggling with depression for years, and I didn't know that it's still there and even worse.

Selama 2 tahun terakhir, mungkin berapa kali gue mengalami anxiety attack kayanya udah ngga terhitung. Bukan cuma itu, I used to stay at home for 7 months because I just didn't want to see people. My mood could change within seconds, I spent my days alone and cried for no reason. And my heart beat rapidly for no reason, I couldn’t sleep at night, I lost my appetite, etc. At first I didn't know that those were depression symptoms until I asked my friend who is a medical doctor. Things got even worse month by month. Saat memutuskan untuk sibuk bekerja lagi, stress pun semakin memicu my anxiety semakin buruk.


I started to hate crowded places, I got anxiety attack in public places or the time when I hung out with my friends. I had stomach problem due to high stomach acid. I lost so many kilos of my weight. I just don’t know what to do with my life anymore. I don’t know where my career is going because I really stop planning it. I refused career offers because I know I will not stand crazy job with high pressure. I used to know what I want and love meeting people to share ideas. Now, semua projects itu hampir sepenuhnya gue tinggalkan karena gue merasa benar-benar ngga punya ide dan ngga kreatif.

But now, I started to get back at writing because I know it can help me so that’s why I’m back at blogging. Hope I can keep up with it. Til next blog post! <3

Friday, October 3, 2014

Those Song Lyrics of Current Life

So I just made these. My head is too busy and I can't sleep even though I'm really really exhausted. And the worse is I have to work on weekend. Since I didn't have enough time to write long so these two pictures are saying much about my current life and feelings.